Rabu, 14 Februari 2018

Pendidikan rohani membentuk karakteristik anak

CARA MEMBENTUK KETURUNAN YANG SHOLEH YANG BERBAKTI PADA ORANG TUA

قال سيد الشيخ عبد القادر الجيلانى رضي الله عنه فى الغنية: وإذا ظَهَرَتْ أَمارَةُ حَبْلِ الْمَرأةِ فلْيُصفِ غَداءها مِنَ الْحَرامِ والشُبْهةِ, لِيُخْلَقَ الْوَلَدُ على أساس لايكونُ للشيطانِ عليه سبيلٌ, ولأولى ان يكونَ مِنْ حين الزفافِ وَيَدُومُ على ذلك ليخْلُصَ هو وأهلُه وولَدُه من الشيطان فى الدنيا ومن النارِ فى الْعُقْبَي, وَمَعَ ذلك يَخْرُجُ الولدُ صالحا باراً بأبوَيْهِ طائعاً لِرَبِهِ, كل ذلك ببركة تَصْفِيَةِ الْغَداءِ

Dalam kitab "al-Ghunyah", Syekh Abdul Qadir al-Jiilani menuturkan, "Jika terlihat tanda-tanda kehamilan pada seorang wanita, hendaknya makanannya dijernihkan dari sesuatu yang haram, agar anak itu tercipta dari pokok yang tak ada jalan bagi syetan menujunya. Dan yang lebih utama adalah ketika pada malam pertama setelah pernikahan agar secara terus menerus menjernihkan makanan, dan memurnikan diri, istri dari api neraka. Dengan terapi semua itu, akan muncul anak-anak yang shaleh, berbakti kepada kedua orang tua dan taat kepada Tuhannya". Semua itu adalah berasal dari menjernihkan makanan.
<Almanhajussawi halaman 560>

Dikisahkan, ada seorang suami yang betul-betul menjaga asupan makanan yang dimakan oleh keluarganya, agar terhindar dari makanan yang Harom.

Hingga pada saat istrinya mengandung, ia berpesan kepada istrinya, "Wahai istriku, jagalah kandunganmu, karena ini adalah amanat dari Allah Swt...Maka dari itu kita wajib menjaga apa-apa yang kita makan, sekalipun air putih kita harus tahu dari mana sumbernya?

Dan lahirlah sang bayi dari seorang Ibu yang betul-betul taat pada suaminya. Banyak keanehan-keanehan yang terjadi pada sang anak...Saat umur 5 tahun, ia diajak ayahnya ke pasar dan saat masuk pasar tiba-tiba anak itu memegang barang-barang sambil berkata, "Ini halal..Dan ini harom!".

Pada saat umur 10 tahun, ayahnya mengajak anaknya menunaikan ibadah haji, dan keanehan terjadi lagi...Setiap Thawaf anak itu pasti pingsan dan akhirnya sang ayah menemui Ulama, yang juga seorang Waliyullah dan menceritakan yang dialami anaknya yang masih kecil.

Ulama itu hanya tersenyum dan menjawab,  "Ketahuilah, anakmu tidak kuat melihat Sidratul Muntaha...!".

Begitulah dampak makanan Halal...Yang diberikan oleh seorang kepala rumah tangga dalam menjaga apa-apa yang masuk kedalam perut keturunannya.

اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين

Tidak ada komentar:

Posting Komentar