Rabu, 31 Oktober 2018

Amalan untuk jualan

‎ربنا انك جامع الناس ليوم لاريب فيه ان الله لا يخلف الميعاد

ROBBANA INNAKA JAMI'UN NASI LI YAUMIN LA ROYBA FIHI INNALLOHA LAYUKHLIFUL MII'ADA (Ali imron 9 )

Baca ayat itu ba'da shalat sebanyak 7x dilanjutkan doa :

‎اللهم اجمع مشترينا على .... انك على كل شئ قدير ٣ مرة

allahummajma' musytariina 'ala... innaka ala kulli sya'in qadiir 3x

yang titik² di sebutkan tanah dan alamat yg dijual

-siapkan gula 1/4 atau 1/2kg lalu niat mau jual tanah...
al fatihah 1x...
bismillahirrahmaanirrahiim 786x...
lalu gula di taburkan di lokasi yg akan dijual
dengan niat sedekah gula ke semut waktu menabur, selanjutnya baca basmalah 786x tiap malam selama 7hari

Amalan di atas buat jual Mobil, Tanah dan Tiap2 sesuatu yg mau di jual.

Titik titik di isi Nama sesuatu/barang atau tempat lokasi yg akan dijual...

Amalan untuk rezeki

AMALAN UNTUK MENDAPATKAN KEMUJURAN DAN RIZKI YANG LEBIH CEPAT

Assalamualaikum, Wr, Wb.
Amalan ini adalah milik Majelis Jaljalutiyyah Indonesia dan telah di izinkan untuk disebarluaskan untuk kemashlahatan umat. Semoga amalan pendobrak kerejekian ini bisa membantu dan memberikan solusi keuangan kita dari arah yang tak disangka-sangka. Amin ya robbal alamiin.

Sifat amalan dari asma ini berdaya kuat, untuk tajrib bisa dibuktikan apabila kondisi rohani kita sedang baik artinya walaupun baru sekali mencoba akan ada efeknya cepat sekali terhadap penarikan rezeki kita, apalagi jika langsung setelah mengamalkan bersegeralah untuk melakukan sadaqoh berapapun nilainya kepada orang yang memerlukan, Ada baiknya jika kita gusar dan merasa tertutup sekali jalan rejeki kita dan telah berlangsung lama bisa dengan diawali dengan sholat sunnah taubat terlebih dahulu dengan beristighfar sebanyak 1000 kali sampai 10.000 kali bilangan, biasa kami praktekkan untuk hal khusus dalam memboster persoalan hutang atau pertolongan biaya cepat tak terduga.

Manfaat Amalan/Wazifa ini Bi'idznillah:
- Untuk mendapatkan Rizki tak disangka-disangka.
- Membuka dan Memperluas Jalan/jalur-jalur rejeki yang semula mampet/susah/ tertutup.
- Membetulkan dan memperbaiki kantong rizki yang rusak.
- Mempercepat Kesuksesan usaha/karir/bisnis.
- Jika Ikhlas dan Istiqomah akan Dikayakan Allah ta'ala didalam hidupnya.

Tata cara:
- Di amalkan di awal ritual selama 7 hari berturut-turut tanpa putus! (jika terputus harus diulang dari awal), dengan Sholat hajat 2 raka'at, dimalam hari. jika saat Ramadhan, setelah usai sholawat tarawih ditambah 2 rakaat sebelum sholat penutup witir.
- Setelah usai 7 hari diamalkan dalam keadaan bersuci dan menjadi dzikir harian biasa. minimal asma'nya dibaca 500 kali dengan waktu bebas, baiknya rutin saat Shubuh dan Ba'da Ashar.
- Jika mau berkehendak di mantabkan bisa anda teruskan hingga 21 hari sampai 41 hari.
- Saat Ritual gunakanlah atau olesi tubuh anda dengan Wewangian Non Alkohol, seperti  jakfaron,misik, kasturi, attar, dll.
- Gunakan pula ruang atau tempat wirid yang suci misalnya: masjid/musholla/kamar pribadi serta media yang sama tidak boleh berpindah/berganti-ganti, misalnya. Untuk alat seperti tasbih dan sajadah harus tidak boleh ganti-ganti.
- Jika Anda terpaksa harus berpindah ruang atau tempat gunakanlah sajadah tasbih yang sama.

INILAH ASMANYA:
Dibuka dengan membaca shalawat pembuka:
ALLOHUMMA SHOLLI ALA SAYYIDINAA MUHAMMAD YA ALLOH YA SAMIDU'ANA 11 (dibaca 11 kali).

Wirid Asmanya:
“YA ALLOH YA HAYYU YA QOYYUM YA WADDUD YA WAHABB YA ROZAQQ YA MUSABBI BAL ASBAB” (diwiridkan sebanyak 500 kali).

Doanya:
ALLOHUMMA INNI AS’ALUKA BIHAQQIS MIKAL ADHOM
YA ALLOH YA HAYYU YA QOYYUM YA WADDUD YA WAHABB YA ROZAQQ WA YASSIIRU WALA TU’ASSIR. WA YA ROBBI TAMMIM BIL KHOIR. WAYARZUQU MIN HAIYTSU LA YAHTASIIB AGHNINI WA TUGHNINI AMMAN SIWWAKA. WA BIRAHMATIKA ASTAGHITSU YA ARHAMMAR ROHIIMIN. (dibaca sebanyak 7 kali).

Ditutup dengan Shalawat:
ALLOHUMMA SHOLLI ALA SAYYIDINAAA MUHAMMAD YA ALLOH YA SAMIDU’ANA (dibaca 11 kali).

- Tiupkan 3 kali di kedua telapak tangan anda dan usapkan ke wajah dan seluruh tubuh anda.
- Ritual ibadah selesai.
- Untuk tawwasul jika anda ingin gunakan tawwasul biasa, ditambahkan Sayyidina Maulana Jalaluddin Rumi R.A. Atau bentuk tawwasul umum yang biasa kami gunakan, anda boleh juga memanfaatkan jika memerlukannya seperti berikut:

Al-Fatehah Liridho Illahi Ta’alaa Wa Syafaa’atin Nabiyyi Sayyidina Muhammadin Sholallahu ‘Alaihi Wa Alihi Was Sallama Wa Libarokaati Karoomaati Auliyaa Illahi Ta’alaa Was-Sholihin Wa Ridho Walidayni Li Qodho-I Haajatii (.....Hajat Anda....)  Wa Ila Hadrotin Nabiyyi Sayyidina Muhammadin Sholallahu ‘Alaihi Wa Alihi Was Sallama, Wa Nabiyullah Khidir Balya Ibni Mulkan As, Wa Nabiyullah Isa As Wa Nabiyullah Ilyaas As, Wa Nabiyullah Nuuh As, Wa Nabiyullah Musa As, Wa Nabiyullah Idris As, Wa Nabiyullah Tsits As, Wa Nabiyullah Sulaiman As, Wa Sayyidina Ashif Bin Barkhoya As, Wa Ila Hadlrotin Jamii’a Malaikati Muqoriibin Wa Qariibiyun Wa Khususon Jibril As, Wa Mikail As, Wa Israfil As, Wa Izrail As, Wa Sarfaya’il As, Wa Maythathorun As, Wa Ila Hadlrotin Jamii’a Sohibika Wa Sohabatika Wa Ila Khulafa’ur Rosyiidin Wa Khususan Sayyidina Ali Bin Abi Thalib Karamallahu Wajhah, Wa Uwais Al Qarniy Ra, Wa Ilaa Hadrotin Rijalil Ghoib Wa Rijalillah Wa Rijalil Mu’miniin, Wa Ilaa Hadlrotin Syech Imam Ali Albuniy, Wa Imam Ahmad Al Ghozaliy, Wa Syech Ibnu Arabiy Al Andalusy, Wa Syech Jalaludin Ar Rummiy, Wa Tsumma Illa Hadroti Sulthonul Auliya Syeikh Abdul Qodir Jailani Al-Baghdadi Qoddasallahu Sirrahul Aziiz, Wa Ilaa Hadrotin Jammi’ Auliya’i Wa Mayashikhi Wa Maulana Wa Ustadzina Waman Ajazani Wa Shohibul Du’a Wa Jami’ Muslimin Wal Muslimat Wal Mukmina Wal Mukminat Wa Khususon Sayyidina Wali Songo Al Indonesia, Wa Ila Hadroti Asaatiidzi Wa-Asaatidzihim Ushuulihi Wa Furuu'ihi Wa Aakhidziina Minhum Lahumul Fatihah (Baca Al-Fatihah 7 kali).

Catatan: Usahakan pula untuk infaq dan bersedekah saat setelah sholat subuh setiap harinya dan atau juga di saat hari jum'at potonglah kuku anda kemudian bersedekahlah sampai batas tutup waktu Ashar.

SEMOGA BERGUNA DAN BERMANFAAT
Wabilahi Taufiq Wal hidayah.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Selasa, 30 Oktober 2018

Awrad penting

"Wasiat dari Al Habib Zein bin Smith Hafidzohulloh.

مِنْ جُمْلَةِ الْأَذْكَارِ الَّتِي يَنْبَغِي عَلَى الرَّاغِبِ فِي الْآخِرَةِ وَالْمُحِبِّ للّٰهِ وَ لِرَسُوْلِهِ

Termasuk dari sejumlah dzikir yang hendaknya dilakukan bagi seseorang yang mengharapkan akhirat dan cinta kepada Allah dan Rasul-Nyaِ,

أَنْ يُحَافِظَ عَلَيْهَا يَوْمِياً لِمَا فِيْهَا مِنَ الْخَيْرَاتِ وَالْأَسْرَارِ وَالْفُتُوْحَاتِ وَالْبَرَكَاتِ

Hendaklah ia melazimi dzikir tersebut setiap harinya, karena di dalam dzikir tersebut terkandung bermacam-macam kebaikan, rahasia, pembukaan dan keberkahan, yaitu:

يَا فَتَّاحُ يَا عَلِيْمُ  100 مَرَّةٍ قَبْلَ الفَجْرِ أَوْ بَعْدَهُ ، لِلْفَتْحِ فِي الْعُلُوْمِ

1. Membaca kalimat: YAA FATTAAHU YAA ‘ALIIMU, sebanyak 100x sebelum atau sesudah Shubuh, bermanfaat untuk dibukakan dalam berbagai ilmu.

يَا فَتَّاحُ يَا رَزَّاقُ يَا كَافِيْ يَا مُغْنِيْ  100 مَرَّةٍ بَعْدَ الْفَجْرِ ، لِلْأَرْزَاقِ الْحِسِيَّةِ وَالْمَعْنَوِيَّةِ

2. Membaca kalimat: YAA FATTAAHU YAA ROZZAAQU YAA KAAFII YAA MUGhNII, sebanyak 100x setelah waktu Fajar (sholat subuh), bacaan ini bermanfaat untuk dicurahkannya rezeki baik secara dzohir maupun batin.

رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ ويَسِّرْ لِيْ أَمْرِيْ  100 مَرَّةٍ وَقْتَ الْأَسْحَارِ أَوْ بَعْدَ الْفَجْرِ ، لِشَرْحِ الصَّدْرِ بِالْإِيْمَانِ وذَهَابِ الْغَمِّ

3. Membaca kalimat: ROBBISyROHLII ShODRII WAYASSIRLI AMRII, sebanyak 100 kali, bacaan ini berfaedah untuk kelapangan dada dengan keimanan dan dijauhkan dari kesumpekan.

وهَبْ لِي يَا وَهَّابُ عِلْماً وحِكْمَةً ولِلرِّزْقِ يَا رَزَّاقُ كُنْ لِي مُسهِلًا  100 مَرَّةٍ فِيْ جَوْفِ اللَّيْلِ

4. Membaca kalimat: WAHABLII YAA WAHHAABU ‘ILMAN WA HIKMA(TAN/H) WA LIRRIZQI YAA ROZZAAQU KUN LII MUSAHHILA(N), sebanyak 100 kali dipertengahan malam.

±+++++++++++++++++++++++++++
Sayyidina Al-imam Umar bin saqaf Radhiyallahu anhu memberikan sebuah Faidah di dalam Kitab nya (Tafrijul kurub Wa Tafrijul qulub)

Adalah Baca'an yang telah di perintahkan dan di rutinkan Oleh orang-orang shalih Adalah :  يا فتاح يا رزاق يا كافي يا مغني
(Ya Fattah Ya Razzaq Ya Kaafi ya Mughni) di baca 100x pada waktu pagi, Sangat Ampuh dalam memperlancar rezeki baik itu rezeki secara Hissi maupun rezeki maknawi.

Al-habib Muhammad Bin hadi assaqqaf menuturkan - Nafa'anallahu bihi-
mengulang-ulangi membaca :  يا خبير يا عليم ( Ya Khabiir ya 'Aliim) adalah melancarkan datangnya rezeki secara Hissi maupun maknawi.

Sayyidina Al-habib salim bin hafidz (Kakek dari habib Umar) menuturkan sebuah Faidah dari Al-allamah ahmad zaini dahlan " Bahwasanya mengulang-ulangi membaca "  يا قوي يا متين 
(Ya qawiyyu ya mathiin) di baca 100x setiap hari selama seminggu sangat ampuh untuk menghilangkan kelemahan di badan

Istighfar ini dari sayyidina Al-imam Abdullah bin alawi Al-haddad Radhiyallahu anhu, Di baca selepas Asar terlebih di bulan-bulan haram Adalah :

أستغفر الله العظيم الذي لا إله إلا هو الحي القيوم وأتوب إليه * توبة عبدٍ ظالم لا يملك لنفسه ضراً ولا نفعاً ولا موتاً ولا حياة ولا نشورا

Di baca 7X.

Artinya :  “aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung  tiada Tuhan melainkan Allah, Tuhan yang hidup yang kekal. Aku bertaubat kepada Allah selaku taubatnya seorang hamba yang dzalim, yang tidak mempunyai daya upaya untuk berbuat madharrat atau manfaat, untuk mati ataupun hidup maupun bangkit kembali”.

Senin, 29 Oktober 2018

Zikir

*من الاذكار النبويه ١*

* -  قال رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم : " كَلِمَتَانِ خَفِيفَتانِ على اللِّسانِ ثَقِيلَتَانِ في المِيزَانِ حَبيبَتَانِ إلى الرَّحْمَنِ : *سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ العَظيمِ* "

* - عن أبي ذرّ رضي اللّه عنه قال :
قال لي رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم : " ألا أُخْبِرُكَ بِأَحَبِّ الكَلامِ إلى اللَّهِ تَعالى ؟ إِنَّ أحَبَّ الكَلام إلى اللَّه : *سُبحانَ اللَّهِ وبِحَمْدِهِ* وفي رواية : سئل رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم : أيّ الكلام أفضل ؟ قال : " ما اصْطَفى اللَّهُ لِمَلائِكَتِهِ أوْ لعبادِهِ : *سُبْحانَ اللَّهِ وبِحَمْدِهِ* "

* - قال رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم : " أحَبُّ الكَلامِ إلى اللَّهِ تَعالى أرْبَعٌ : *سُبْحانَ اللَّهِ والحَمْدُ لِلَّهِ وََلاَ إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ* لا يَضُرّكَ بِأَيَّهِنَّ بَدأتَ "

* - قال رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم : " *الطُّهُورُ شَطْرُ الإِيمَانِ والحَمْدُ لِلِّهِ تَمْلأُ المِيزَانَ وَسُبْحانَ اللَّه والحَمْدُ لِلِّهِ تَمْلآنِ أَوْ تَمْلأُ مَا بَيْنَ السَّمَاوَاتِِ وَالأرْضِ* "

* - عن جُويريةَ أمّ المؤمنين رضي اللّه عنها أن النبيّ صلى اللّه عليه وسلم خرج من عندها بُكرة حين صلَّى الصبح وهي في مسجدها ثم رجع بعد أن أضحى وهي جالسة فيه فقالَ :
" مَا زِلْتِ اليَوْمَ عَلى الحالَةِ الَّتي فارَقْتُكِ عليها ؟ قالت : نعم فقال النبيُّ صلى اللّه عليه وسلم : لَقَدْ قُلْتُ بَعْدَكِ أَرْبَعَ كَلماتٍ ثَلاثَ مَرَّاتٍ لَوْ وزِنَتْ بِما قُلْتِ مُنْذُ اليَوْمِ لَوَزَنَتُهُنَّ : *سُبحانَ اللَّهِ وبِحمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ وَرِضَا نَفْسِهِ َوزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِماتِهِ* "
وفي رواية " *سبحانَ اللَّهِ عَدَدَ خَلْقِهِ سُبْحانَ اللَّهِ رِضَا نَفْسِهِ سُبْحانَ اللَّهِ زِنَةَ عَرْشِهِ سُبْحانَ اللَّهِ مِدَادَ كَلِماتِهِ* "

Taubat

التوبة ثلاثة شروط الندم على الفعل والإقلاع في الحال والعزم على عدم العود ويزيد حق العباد برد المظالم اليهم. بغية المسترشدين ص :٢٨٤

Syarat taubat :
1. Menyesali perbuatannya
2. Meninggalkan / berhenti dari perbuatan dosa
3. Berjanji tidak akan mengulangi lagi.
Kalau yang berhubungan dengan anak adam di tambah dengan wajib mengembalikan kezaliman terhadap mereka.

Minggu, 28 Oktober 2018

جلجلوت


KIDUNG/QASIDAH JALJALUT SUGHRO - KHASIAT JALJALUT SUGHRA BAIT 1 DAN 2 

Qasidah atau Kidung Jaljalut Sughra merupakan kidung atau qasidah yang berisi doa –doa penting yang dengan izin Allah memiliki khasiat atau fadhilah-fadhilah yang sangat banyak sekali. Setiap bait dari kidung ini memiliki khasiat tersendiri yang dapat dirasakan dan diperoleh bagi sang pengamal. Berikut ini Kidung atau Qasidah Jaljalutiyah Sughra selengkapnya:



بدَأْتُ بِبِسْمِ الله رُوْحِي بِه اهْتَدتْ        اِلَى كَشْفِ اَسْرَارِ بِبَاطِنِهِ انْطَوَتْ


وَصَلَيْتُ فِي الثَانِى عَلى خَيْر خَلْقِه       مُحَمَّدٍ مَنْ زَاحَ الضَلاَلَةَ وَالْغَلَتْ


سَأَلْتُكَ بِالإِسْمِ الْمُعَظَمِ قَدْرُهُ             بِآجٍ اَهُوْجٍ جَلَّ جَلْيُتٍ جَلْجَلَتْ


فَكُنْ يَا اِلهِي كَا شفَ الضُرِّ وَالْبَلا      بِهَيٍّ جَلاَ هَيٍّ بِهَلٍّ بِهَلْهَلَتْ


وَاَحْي اِلَهِي الْقَلْبَ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ       بِذِكْرِكَ يَا قَيُّوْمُ حَقًّا تَقَوَمَتْ


اَجِدْ يَا اِلَهِيْ فِيْهِ عِلْمًا وَحِكْمَةً          وَطَهِّرْ بَهِ قَلْبِيْ مِنَ الرِجْسِ وَالْغَلَتْ


وَزِدْ نِيْ يَقِيْنًا ثَابِتًابِكَ وَثِقًا              بِحَقّكَ يَاحَقُّ الامُوْرُ تَيَسَّرَتْ


وَصُبَّ عَلَى قَلْبِيْ شَآَبِيْبَ رَحْمَةٍ        بِحِكْمَةِ مَوْلاَنَا الْحَكِيْمِ فَأَحْكَمَتْ


اَحَطَتْ بِنَا الاَنْوَارُ مِنْ كُلِّ جَانِبِ       وَهَيْبَةُ مَوْلاَنَا الْعَظِيْمِ بِنَا عَلَتْ


فَسُبْحَانَكَ اللهمَّ يَاخَيْرَبَارئٍ             وَيَاخَيْرَ خَلاَّقٍ وَخَيْرَ مَنْ بَعَتْ


اَفِضْ لِيْ مِنَ الاَنْوَارِفَيْضَةَ مُشْرِقٍ      عَلَيَّ وَاَحْيِ مَيْتَ قَلْبِيْ بِطَيْطَغَتْ


اَلاَ وَاَلْبِسَنِّيْ هَيْبَةً وَجَلَالَةً               وَكُفَّ يَدَ الاَعْدَاءِ عَنِّيْ بِغَلْمَهَتْ


اَلاَ وَاجْجُبَنِّيْ مِنْ عَدُوٍّ وَظَالِمِ           بِحَقِّ شَمَاخٍ اَشْمَخٍ سَلْمَةٍ مَتْ


بِصَمْصَامٍ مِهْرَاشٍ بِحَرْفٍ مُطَلْسَمٍ         بِمِهْرَاشٍ طَمْطَامٍ بِهَا لنَّارُاَخْمَدَتْ


بِنُوْرِ جَلاَلٍ بَازِخٍ وَشَرَنْطَخ            بِقُدُّوْسِ بَرْهُوْتٍ بِهِ الظُّلْمَةٌ انْجَلَتْ


اَلاَ وَاقْضِ يَارَبَّاهُ بِالنُّوْرِ حَاجَتِيْ        وَيَا اَشْمَخٍ جَلِيًّا سَرِيْعًا قَدْ اِنْقَضَتْ


وَيَسِرْ اُمُوْرِيْ يَامُيَسِّرْوَاَعْطِنِيْ          مِنَ الْعِزِّ وَالْعُلْيَاءِ عِزًا تَسَا مَيَتْ


وَسَلِّمْ بِبَحْرٍ وَاعْطِنِيْ خَيْرَ بَرِّهَا        وَاَسْبِلْ عَلَيَّ السِّتْرَ وَاحْجُبْ مِنَ لْغَلَتْ


وَبَلِّغْ بِهِ قَصْدِيْ وَكُلَّ مَآرِبِيْ            بِحَقِّ حُرُوْفٍ يَا اِلَهِيْ تَجَمَّعَتْ 


بِسِرِّ حُرُوْفٍ اُوْدِعَتْ فِيْ عَزِيْمَتِيْ          تُبَلَّغُنَا الآمَالَ جَمْعًا بِمَا حَوَتْ


بِيَاهٍ بِيَايُوْهٍ نَمُوْهٍ اَصَالِيَا                  نَجَا عَالِيًا يَسِّرْ اُمُوْرِ بِصَلْصَلَتْ


اَلاَ وَأكْفِنِيْ يَاذَالْجَلاَلِ بِكَفِ كُنْ           بِنَصٍ حَكِيْمٍ قَاطِعِ الٍّسِّرِّ اَسْبَلَتْ


وَخَلِّصْنِيَ مِنْ كُلِّ هَوْلٍ وَشِدَةٍ             فَأَنْتَ رَجَاءُ الْعَالَمِيْنَ وَلَوْ طَغَتْ


وَصُبَّ عَلَيَّ الرِّزْقَ صُبَةَ رَحْمَةٍ         فَأنْتَ رَجَاقَلْبِيْ الْكَسِيْرِ مِنَ الْخَبَتْ


وَاَصْمِمْ وَاَبْكِمْ ثُمَّ اَعْمِ عَدُوَّانَا             وَأَخْرِصْهُمْ يَاذَالْجَلاَلِ بِحَوْسَمَتْ


فَفِيْ حَوْسَمٍ مَعْ دَوْسَمٍ وَبَرَأ سِمِ    تَحَصَنْتُ بِالإِسْمِ الْعَظِيْمِ مِنَ الْغَلَتْ


وَعَطِّفْ قُلُوْبَ الْعَالَمِيْنَ بِأَسْرِهِمْ         عَلَيَّ وَاَلْبِسْنِيْ قَبُوْلاً بِشَلْمَهَتْ


وَبَارِكْ لَنَااللهمَّ فِيْ جَمْعِ كَسْبِنَا           وَحَلِّ عُقُوْدَالْعُسْرِ يَايُوْهٍ اَرْمَخَتْ


فَيَاهٍ وَيَايُوْهٍ وَيَا خَيْرَ بَارِئٍ                وَيَامَنْ لَنَالأرْزَاقُ مِنْ جُوْدِهِ نَمَتْ


نَرُدُ بِكَ الأَعْدَاءَ مِنْ كُلِّ وِجْهَةٍ          وَبِالإِسْمِ نَرْيهِمْ مِنَ الْبُعْد بِالشَّتَتْ


فَأَنْتَ رَجَائِي يَااِلهِي وَسَيِّديْ        فَفَرِّقْ لَمِيْمَ الْجَيْشِ اِنْ رَامَ بِي غَلَتْ


فَيَا خَيْرَمَسْؤْلٍ وَيَاخَيْرَمَنْ عَطَى          وَيَاخَيْرَ مَأْمُوْلٍ اِلى اُمَّةٍ خَلَتْ


بِتَعْدَادِ اَيْزَامٍ بِسَنْدَاهٍ كَاهِرٍ                  بِبَهْرَاةِ تَبْرِيْزٍ بِلاَمٍ تَكَوَّنَتْ


سِرَاجٌ يُقَادُ النُّوْر سِرًّا بِتَاكِرٍ               يُقَادُ سِرَاجُ النُوْرِ نُوْاً فَنَوَّرَتْ


اَبَارِيْخُ بَيْرُوْخٍ وَبَيْرُخُ بُرْخُوَا             شَمَاريْخُ شِيْرَاخٍ شَرُوْخٍ تَشَمَّخَتْ


بِيَمْلِيْخٍ شِمْيَاثَا وَيَانوْخُ بَعْدَها           وَدَامِيْخُ يَشْمُوْخٍ بِها الْكَوْنُ عَطَرَتْ


عَلَى مانَرُمْ حَقًّا يَرَوْنَ بِقَنْضَبٍ          بِحَقِّ تَنَاوٍيَوْمَ زَحْمٍ تَزَاحَمَتْ


كَمَاهٍ بِيَاهٍ مَعْ اَوَاهٍ جَمِيْعُها                بِهَشْكَاخٍ هَشْكَاخِ كَنُوْنٍ تَكَوَّنَتْ


حُرُوْفٌ لِبِهْرَامٍ عَلَتْ وَتَشَا مَخَتْ     وَاَسْمَاعَصَى مُوْسَى بِهاالظُلْمَةٌانْجَلَتْ


تَوَسَّلْتُ مَوْلانا اِلَيْكَ بِسِرِّها              تَوَسُّلَ ذِي عِزٍّ بِه الْعَالَمُ اهْتَدَتْ


تَقَدْ كَوْكَبِى بالإسْمِ نُوْرًا وَبَهْجَةً         مُدالدَهْرِ والايَّامِ يانُوْرُ جَلْجَلَتْ


فَيَا شَمْخَثَاياشَلْمَخَا انْتَ شَلْمَخُ           وَيَا عَيْطَلاغَوْثِ الرِّيَاحِ تَخَلْخَلَتْ


بِكَ الطَّوْلُ وَالْحَوْلُ الشَّدِيْدُ لِمَنْ اَتَى   لِبَابِ جَنابِكْ وَتَجَى ظُلْمَةٌ انْجَلَتْ


بِطه وطس ويس كُنْ لنا               بِطَاسِيْنَ ميْمٌ بِالسَعادَةِ اقْبَلَتْ


بِكَافٍ وها ياثُمَّ عَيْنٍ وَصَادِها           كِفَايَتُنا مِنْ كُلِّ سُوْءٍ بِسَلْمَهَت


بِحم عَيْنٍ ثُمَّ سِيْنٍ وَقَفِهأ                  حِما يَتُنا مِنْها الْجِبَالُ تَزَلْزَلَتْ


بِأَلْفٍ وَلاَمٍ ثمَّ مِيْمٍ وَصَادِها              جَذَبْتُ قُلُوْبَ الْعالَمِيْنَ فَأَقْبَلَتْ


بِأَلْفِ وَلاَمٍ ثُمَّ مِيْمِ وَرَاءِها               تَجَلَّتْ بِنُوْرِالإِسْمِ وَالرُوْحُ قَدْ عَلَتْ


بِقَافٍ وَنُوْنٍ ثُمَّ صَادٍ وَمانْطوى           مِنَ السِّرِّ وَالأسْرَارِ فِيْها وَماحَوَتْ


بِمافِيْ كِتَابِاللهِ مِنْ كُلِّ سُوْرَةٍ             وَآيَآتِهِ ثُمَّ الْحُرُوْفُ تَعَظَّمَتْ


سَأَلْتُكَ بِالْقُرْآنِ وَالْكُتْبِ كُلِّها            بِأَسْماءـكَ الْعُلْيا بِآيَآتٍ فُصِّلَتْ


دَعَوْتُكَ يارَبَّاهُ حَقًّا واِنَّنِى               تَوَسَّلْتُ بِالآيَأتِ جَمْعًا بِماحَوَتْ


بِسِرِّ حُرُوْفٍ اُوْدٍعَتْ فِي عَزِيْمَتِي     عَلَوْتُ بِنُوْرِالإِسْمِ وَالرُوْحُ قَدْعَلَتْ


ثَلاثُ عِصِيٍّ صُفِّفَتْ بَعْدَخَاتِمِ           عَلَى رَاءْسِها مِثْلُ الثَّنَانِ تَقَوَّمَتْ


وَمِيْمُ طَمِيْسٌ اَبْتَرُ ثُمَّ سُلَّمُ               وَفِيْ وَسْطِهابِالْجَرَّتَيْنِ تَشَرَّكَتْ


وَاَرْبَعَةٌ مِنْه الانامِلُ صَفِّفَتْ             تُشِيْرُاِلَى الْخَيْرَاتِ للرِزْقِ جَمَّعَتْ


وَهَأءٌ شَقِيْقٌ ثُمَّ وَاوٌ مُقَوَّسٌ              كَأَنْبُوْبٍ حُجَّامٍ مِن السِّرِّ اِلْتَوَتْ


وَاَخِيْرُها مِثْلُ الاوَّاءِـلِ خَاتَمُ            خُماسِيٌّ اَرْكَانٍ وللسِّرِّقَدْ حَوَتْ


بِهاالْعَهْدُوَالْميِثَاقُ وَالْوَعْدُ وَالْوَفَا             وَبِالْمِسْكِ وَاكَافُوْرِوَالنِّدِ خُتِمَتْ


وَاَزْكَى صَلاةٍ مَعْ اَجَلِ تَحِيّةٍ                 عَلَى الْمُصْطَفى وَالآلِ مِعْ اُمَّةٍ تَلَتْ


KHASIAT JALJALUT BAIT 1 DAN 2


BAIT 1

بدَأْتُ بِبِسْمِ الله رُوْحِي بِه اهْتَدتْ        اِلَى كَشْفِ اَسْرَارِ بِبَاطِنِهِ انْطَوَتْ

Khasiat

·       

Barangsiapa yang mendawamkan diri membaca bait di atas ini setiap hari sebanyak 30 kali insya Allah berkhasiat untuk mahabbah, haibah, dan menaikkan derajat. 


Barangsiapa yang mendawamkan diri membacanya sebanyak 18x setiap hari maka akan mengalir ilmu hikmah dari dalam qalbunya dan hilang kegelapan hatinya


Dan lain sebagainya


BAIT 2

وَصَلَيْتُ فِي الثَانِى عَلى خَيْر خَلْقِه       مُحَمَّدٍ مَنْ زَاحَ الضَلاَلَةَ وَالْغَلَتْ

Khasiat

Barangsiapa menulis bait kedua ini sebanyak 3 kali dilanjutkany menulis surah alam nasyrah pada wadah dari kaca yang masih baru kemudian melebur tulisan tadi dengan air mawar dan meminum airnya dipagi hari sebelum mengkonsumsi apapun selama tiga hari, insya Allah akan dilapangkan hatinya dan mudah menerima kebaikan.


Apabila dibaca sebanyak 111 kali setelah sebelumnya membaca shalawat di bawah ini, maka insya Allah akan mudah urusannya dan dikabulkan hajat-hajatnya. Adapun shalawatnya adalah:


اللهم صل علي سيدنا محمد وعلي ال سيدنا محمد صلاة تفتح لي بها ابواب الرضا والتيسير وتغلق بها عني ابواب الشر والتعسير وتكون لي بها وليا ونصيرا يا نعم المولي ويا نعم النصير

·         Dan lain sebagainya

اسماء الاعظم

Ismul A'dzam - Amalan Ismul A'dzom Terlengkap ( دعاء جامع بإسم الله الأعظم )- Setelah pada posting yang lalu admin menshare tentang Kupas Tuntas Rahasia Ismul A'dzam, maka pada kesempatan kali ini admin akan membagikan doa Jami' Bi Ismillah Al-A'dzam atau bisa dinamakan dengan Doa Ismul A'dzam. 



Doa Ismul A'dzam ini merupakan doa yang mencakup seluruh versi mengenai ismul Adzam itu sendiri yang diambil dari riwayat-riwayat yang ada. Dengan demikian, doa ini sangat baik untuk diamalkan karena dipastikan di dalamnya mengandung Ismul A'dzam yang apabila berdoa dengan Ismul A'dzam maka doa kita akan menjadi mudah untuk diijabah oleh Allah ta'ala. 

Doa Ismul A'dzam yang akan admin ini diambil dari kitab Abwabul Faraj karya ulama besar, almarhum Sayyidi Asy-Syaikh Al-Wali Al-Habib Muhammad Alwi Al-Maliki, ulama besar Haramain, yang tentunya tidak diragukan lagi kredibilitas keilmuan dan kealimannya. Dan beliau sendiri semasa hidupnya telah menjadi pusat perhatian para ulama dunia karena kealiman beliau. Selain itu beliau juga menjadi pusat bertanya masyarakat dari berbagai belahan negara di dunia mengenai masalah-masalah keislaman. Dari tangan beliau, tercetaklah para ulama kelas dunia yang telah membawa pencerahan di akhir zaman ini. Dan cukuplah hal ini menjadi isyarat mengenai keutamaan beliau tersebut. 

Berikut ini doa Ismul A'dzam selengkapnya:

اللَّهُمَّ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَا اِلَهَنَا وَاِلَهَ كُلِّ شَيْءٍ اِلَهاً وَاحِدًا لَا اِلَهَ اِلَّا اَنْتَ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ. اللَّهُمَّ اِنِّي اَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الحَمْدُ لَا اِلَهَ اِلَّا اَنْتَ الحَنَّانُ المَنَّانُ بَدِيْعُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ. اللَّهُمَّ اِنِّي اَسْأَلُكَ بِأَنَّكَ اَنْتَ اللهُ الَّذِي لَا اِلَهَ اِلَّا اَنْتَ الأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا اَحَد. وَاِلَهُكُمْ اِلَهٌ وَاحِدٌ لَا اِلَهَ اِلَّا هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيْم لَا اِلَهَ اِلَّا هُوَ الحَيُّ القَيُّوْمُ

  

 اللَّهُمَّ اِنِّي اَسْأَلُكَ بِأَنَّكَ اَحَدٌ صَمَدٌ لَمْ يَتَّخِذْ صَاحِبًا وَلَا وَلَدًا. اللَّهُمَّ لَكَ الحَمْدُ لَا اِلَهَ اِلَّا اَنْتَ يَا حَنَّانُ يَا مَنَّانُ يَا بَدِيْعَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ لَا اِلَهَ اِلَّا هُوَ الحَيُّ القَيُّوْمُ. وَاِلَهُكُمْ اِلَهٌ وَاحِدٌ لَا اِلَه َاِلَّا هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيْمُ. لَا اِلَهَ اِلَّا هُوَ لَهُ الأَسْمَاءُ الحُسْنَي يَاظَاهِرُ يَا قَيُّوْمُ. اللَّهُمَّ اِنِّي اَسْأَلُكَ بِأَنَّكَ اَحَدٌ صَمَدٌ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا اَحَدٌ. اللَّهُمَّ اِنِّي اَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الحَمْدُ اَنْتَ اللهُ الَّذِي لَا اِلَهَ اِلَّا اَنْتَ المَنَّانُ بَدِيْعُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ يَا ذَا الجَلَا ِل وَالإِكْرَامِ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ اَحْرَزْتُ نَفْسِي بِالحَيِّ الَّذِي لَا يَمُوْتُ. وَاَلْجَأْتُ ظَهْرِي لِلْحَيِّ القَيُّوْمِ لَا اِلَهَ اِلَّا اَنْتَ نِعْمَ القَادِر. لَا اِلَهَ اِلَّا اَنْتَ سُبْحَانَكَ اِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ. وَ اُفَوِّضُ اَمْرِي اِلَي اللهِ. اِنَّ اللهَ بَصِيْرٌ بِالعِبَادِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلَّا بِا للهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ

Allaahumma yaa hayyu yaa qayyum yaa ilaahana wa ilaaha kulli syai-in ilaahan waahidan, laa ilaaha illaa anta yaa dzal jalaali wal ikraam. Allaahumma innii asaluka bianna lakal hamdu laa ilaaha illaa anta al-hannaanul mannaan badi'us samaawati wal ardhi yaa dzal jalaali wal ikraam yaa hayyu yaa qayyuum. Allaahumma innii asaluka biannaka antallah Alladzi laa ilaaha illaa anta al-Ahadush shamadu alladzi lam yalid wa lam yuulad wa lam yakun lahu kufuwan ahad. Wailaahukum ilaahun waahidun laa ilaaha illaa huwa ar-Rahmaan Ar-Rahiim. laa ilaaha illaa huwa al-hayyul qayyuum. allaahumma innii asaluka biannaka ahadun shamadun lam yattakhidz shaahibatan wa laa waladan. Allaahumma lakal hamdu laa ilaaha illa anta yaa mannaanu yaa badi'us samawati wal ardhi yaa dzal jalaali wal ikraam. Laa Ilaaha illa huwal hayyul qayyum. Wa ilaahukum ilaahun waahidun laa ilaaha illa huwa ar-Rahmaanur rahiim. Laa ilaaha illaa huwa lahul asmaaul husna yaa dzaahiru yaa qayyuumu. Allaahumma innii asaluka biannaka ahadun shamadun lam yalid wa lam yuulad wa lam yakun lahu kufuwan ahad. Allaahumma innii asaluka bianna lakal hamdu antallaah alladzi laa ilaaha illaa anta al-Hannaan al-Manaan Badi'us samawati wal ardhi yaa dzal jalaali wal ikraam yaa hayyu yaa qayyuum. Ahraztu nafsii bil hayyilladzi laa yamuut. Wa alja'tu dzahrii lil hayyil qayyuum. Laa ilaaha illaa anta ni'mal qaadir. Laa ilaaha Illaa anta subhaanaka innii kuntu minadz dzaalimiin. Wa ufawwidzu amrii ilallaah. Innallaha bashiirun bil 'ibaad. Wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'adziim. 

Cara Pengamalan

Doa Ismul A'dzam di atas sangat baik apabila diamalkan setiap selesai shalat fardhu sebagai bagian dari doa-doa anda di samping juga melantunkan doa-doa lainnya. Semoga berkah dan bermanfaat. 


Sumber: Kitab Abwabul Faraj Karya Sayyid Muhammad Alwi Al-Maliki

Doa untuk anak gadis tidak keluar

حتى لا تخلرج المراة من البيت تكتب وتدفن في البيت وتضع فوقها حجرا ثقيلا تكتب اللهم حرست ووقيت وربطت فلانة بنت فلانة حتى لا تخرج من مكانها انه على رجعه لقادر فماله من قوة ولا ناصر جئنا بكم لفيفا وقفوهم انهم مسؤولون فلانة بنت فلانة حتى لا تخرج من بيتها وصلى الله على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم

Selasa, 16 Oktober 2018

Shalawat tarwiyah

Shalawat Tarwiyah & Arafah


SHALAWAT TARWIYYAH

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

بسم الله الرحمن الرحيم

 حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود


وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد


وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا


وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.

أما بعد:


Shalawat Tarwiyyah

(( اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاةً دَائِمَةً مُتَوَالِيَة*


وَاغْفِرْ لَنَا بِبَرَكَةِ يَوْمِ التَّرْوِيَة* وَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ الْحُجَّاجِ مِنْ كُلِّ الْخَلْقِ وَمَالَهُمْ مِنْ ذِكْرٍ وَتَلْبِيَة* مِنْ بَدْءِ الْبَدْءَِ حَتَّى تَقُومَ الْجَاثِيَة* وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِين ))

Artinya: "Ya Allah berikan rahmat yang diiringi ta'zhim atas pemimpin kami Nabi Muhammad sebenar-benar shalawat yang abadi dan tiada henti, ampunilah kami dengan keberkahan hari Tarwiyah ini. Berikan shalawat, salam, keberkahan atas pemimpin kami Nabi Muhammad sebanyak makhluq yang pernah melakukan ibadah haji dan seada-adanya dzikir dan talbiyah yang mereka kerjakan, sejak dahulu sampai hari jastiyah (hari qiyamat dimana seluruh mahkluq pada tersungkur). Dan limpahkan juga shalawat dan salam atas keluarga dan. Para sahabat beliau. Segala puji bagi Tuhan semesta alam.

Penjelasan:

Shalawat di atas sangat bagus diperbanyak membacanya pada hari Tarwiyah (8 Dzul Hijjah). Pada tanggal 8 Dzul Hijjah para jamaah hari bergegas menuju padang Arafah untuk melakukan Mu'zham arkanil Haj (salah satu rukun tersebesar haji) pada tanggal 9 Dzulhijjah yang kemudian disebut hari Arafah.

‘Tarwiyyah’ (تروية) berasal dari perkataan ‘Rowa-yarwi’ (روى) yang berarti menceritakan, meriwayatkan, mengisahkan, mengeluarkan, memancarkan, melewatkan, mengantarkan, mengairi dan memberi minum.

Dalam kitab “Al-Mughni”, Imam Ibnu Qudamah menjelaskan kronologi dinamakan hari ke 8 Dzul Hijjah itu dengan Hari Tarwiyyah. Ada 2 alasan kenapa hari itu dinamakan Hari Tarwiyyah.

Pertama:

Pada hari ke 8 DZul Hijjah, para jamaah haji setelah berihram, mereka menuju Arafah. Ketika di Mina itu para jamaah biasa mmpersiapkan air sebagai bekal untuk dibawa berwukuf di Arafah. Menyiapkan air ini diistilahkan dan mempunyai asal kata yang sama dengan ‘Yatarowwauna’ (يتروون), sebab inilah hari ke 8 itu dinamakan Hari Tarwiyyah.

Kedua:

Dinamakan “Tarwiyah”(Hari berfikir) karena di malam hari Tarwiyah itu Nabi Ibrahim mndapatkan mimpi pertama kali dari Allah untuk menyembelih puteranya Nabi Ismail alaihis salam. Seharian beliau berfikir dan merenung, apakah perintah itu datangnya dari Allah atau dari syaitan “merenung” itu juga diistilahkan dengan bahasa “Yurowwi” (يروي) dan itu sebab dinamakan hari itu sbg Hari Tarwiyyah.

Dan ketika mimpi itu datang untuk kedua kalinya di malam hari Arafah, Nabi Ibrahim alaihis salam akhirnya meyakini bahwa itu betul perintah dari Allah bukan dari syaitan.

“Arafa” (عرف) dalam bahasa Arab artinya adanya pengetahuan /mengetahui. Karenanya hari ke 9 Dzul Hijjah dinamakan“Hari Arafah” (عرفة) yang bermakna hari tahu atau mengerti serta yakin perintah itu dari Allah Taala.

Mereka yang tidak ke tanah suci atau melaksanakan haji dianjurkan untuk berpuasa Tarwiyah tanggal 8 Dzul Hijjah dan puasa Arafah tanggal 9 Dzul Hijjah.

SHALAWAT HARI ARAFAH

صلوات عرفات :


ــــــ


((  اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ أَشْرَفِ الأَشْرَاف*


 وَصَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ أَفْضَلِ مَنْ لَبَّى وَطَاف*


 وَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ مَنْ أَكْرَمْتَ مِنْ أَجْلِهِ قُرَيْشًا بِالإِيلاف*

فَصَلِّ اللَّهُمَّ عَلَيْهِ عَدَدَ زُوَّارِ بَيْتِكَ الْحَرَام*


وَالْمُصَلِّينَ إِلَيْهِ مِنْ كُلِّ الأَنَام*


 وَعَدَدَ حَسَنَاتِهِمْ وَلَحَظَاتِهِمْ وَحَرَكَاتِهِمْ وَسَكَنَاتِهِمْ عَلَى مَمَرِّ الْلَّيَالِي وَالأَيَّام*


مِنْ قَبْلِ الْقَبْلِ إِلَى مَا لا نِهَايَةَ لِكَمَالِ اللهِ الْمَلِكِ الْعَلام*

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ الْوَاقِفِينَ عَلَى عَرَفَات*


 وَمَايَنْزِلُ عَلَيْهِمْ مِنْ رَحَمَات*


 وَيَحُفُّهُمْ مِنْ بَرَكَات*


 وَيُحَطُّ عَنْهُمْ مِنْ سَيِّئَات*


 وَيُرْفَعُ لَهُمْ مِنْ دَعَوَات*


 مَادَامَتِ الأَرْضُ وَالسَّمَوَات*


 مِنْ بَدْءِ الْبَدْءِ  إِلَى مَالانِهَايَةَ لِكَمَالِ اللهِ وَالأَسْمَاءِ وَالصِّفَات*

 صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِين ))


Semoga kita mendapatkan kemuliaan hari Tarwiyyah dan Arafah, serta meraih keagungan Dzul Hijjah yang penuh keberkahan.

Shalawat nabi khidir

Shalawat Nabi al-Khadhir

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

بسم الله الرحمن الرحيم

 حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود


وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد


وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا


وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.

أما بعد:

Shalawat "Shallallahu Ala Muhammad"

صلى الله على محمد

Shallallahu Ala Muhammad

Artinya: Semoga Allah memberikan shalawat (rahmat yang disertakan ta'zhim) kepada Nabi Muhammad.

Imam Abdul Wahhab as-Sya'raniy (wafat 973 Hijriyah) mengutip perkatakan Rasulullah shallallahu Alaihi Wa sallam: "Siapa saja yang membaca shalawat di atas, Allah Taala akan bukakan 70 pintu Rahmat, mendapat kecintaan dari orang lain dan tidak ada yang membenci dirinya melainkan orang yang punya sifat nifaq."

Syekh Ali al-Khawwash Radhiyallahu Anhu berkata: "Hadis tersebut diriwayatkan para ahli ma'rifah melalui Khidir dari Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Menurut kami jalur sanadnya sampai pada martabat shohih sekalipun para ahli hadist menolak jalur periwayatnnya lantaran mereka mempertahankan basic ilmu riwayat mereka.

Imam Syamsuddin Muhammad Bin Abdurrahman as-Sakhawiy (wafat 903 Hijriyah) mengutip dari imam Majduddin Faizruz Abadi dari Imam Ali Bin Ishaq as-Samarqandiy berkata: "Aku mendengar al-Khidhir dan Ilyas keduanya berkata: Kami mendengar dari Rasulullah shallalllahu alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah seorang mu'min membaca:

صلى الله على محمد

Melainkan ia akan dicintai manusia, sekalipun banyak manusia membencinya di satu saat mereka akan Allah kehendaki untuk mencintainya. Dan kami mendengar Rasululllah Shallallahu alaihi wa sallam di atas mimbar bersabda: " Siapa yang membaca Shallalllahu Ala Muhammad" akan Allah bukakan baginya 70 pintu rahmat."

Imam Syamsuddin as-Sakhawiy juga menyebutkan bahwa imam as-Samarqandiy mendenagr al-Khidir dan Ilyas berkata: Dahulu pada zaman bani Israil ada seorang Nabi bernama Samuel yang selalu diberikan kemenangan oleh Allah Taala ketika menghadapi musuh.

Pada suatu hari musuh ingin menyerang perkampungan beliau. Musuh meyakini bahwa Nabi Samuel orang yang memiliki magic (sihir) sehingga musuh meyerang dari arah laut dengan membawa banyak pasukan. Ketika serangan musuh terdengar oleh penduduk kampung di mana Nabi Samuel berada, mereka bertanya kepada beliau apa yang harus mereka lakukan untuk menghadang musuh. Nabi Samuel alaihis salam menyerukan penduduk setempat untuk membaca: "Shallallahu Ala Muhammad"

Akhirnya para penduduk mengamalkan bacaan tersebut, dan tidak lama terdengar kabar bahwa tentara musuh yang ingin menyerang mengalami mushibah kapal mereka tenggelam.

Pada suatu hari seorang lelaki dari Syam mendatangi Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bertanya kepada beliau: Ya Rasulallah, aku punya ayah yang sudah lanjut usia dan ia ingin sekali berjumpa denganmu. Beliau berkata; "Datangkan dia ke sini! Lelaki itu menjawab: "apalah daya fisiknya tidak memungkinkan itu. Beliau berkata; Kalau begitu, suruh dia untuk memperbanyak membaca "Shallallahu Ala Muhammad" selama 7 hari 7 malam, maka dia akan bertemu aku dalam mimpi." Lelaki itupun bergegas pulang dan menyampaikan pesan Rasululllah kepada ayahnya lalu ayahnya mengamalkan pesan tersebut hingga beliau bertemu Rasulullah lewat mimpinya."

Adapun sanad muttashil (bersambung) kepada imam As-Samarqandiy radhiyallahu Anhu beliau dari al-Khidir dan Ilyas, al-Faqir riwayatkan sebagai berikut:

الحاج رزقي ذو القرنين أصمت البتاوي عن المعمر العلامة الحبيب أحمد بن ابي بكر احمد الحبشي عن الشيخ العلامة عمر حمدان المحرسي عن الشيخ حسين بن محمد الحبشي عن السيد احمد بن زيني دحلان المكي عن شيخه عثمان بن حسن الدمياطي عن العلامة محمد بن عبد القادر الأمير عن الشيخ علي بن محمد العربي السقاط عن الشيخ عبد الله بن سالم البصري عن الشيخ عيسى الجعفري الثعالبي عن الشيخ علي الاجهوري عن السراج عمر بن الجائي عن الحافظ جلال الدين السيوطي عن التقي إلي الفضل محمد بن محمد بن فهد العلوي المكي عن مجد الدين محمد بن يعقوب الفيروزابادي عن فخر الدين ابي عمرو عثمان بن محمد الثوري المالكي عن تاج الدين عبد الوهاب بن الحسين الشافعي عن محمد بن رضي الدين ابي الخير احمد بن اسماعيل القروي عن والده عن ابي القاسم عبد الملك بن ابي عبد الله محمد عمر الخطيب عن ابي سعيد محمد بن علي العثماني عن الحسين احمد عن ابي القاسم عبد الرحمن بن محمد القوراني عن ابي بكر احمد بن محمد القاسم الديدانقاني المؤذن عن ابي المظفر محمد بن عبد الله الخيام الحربي السمرقندي المعروف بأبي ورد عن الخضر وإلياس عليهم السلام .

Ilyas adalah nama seorang Nabi Bani Israil yang merupakan cicit dari Nabi Harun alaihis salam. Imam Ibnu Kastir dalam kitab Bidayatul Hidayah menyebutkan Nasab beliau Ilyas Bin Yasin Bin Fanhash Bin Al-Aizar Bin Harun. Beliau Allah utus berdakwah di daerah Ba'labak bagian barat negri Syiria.

Sedangkan nama asli al-Khadhir atau sering juga disebut al-Khidhir adalah Balya Bin Malkan. sebutan Khadhir lantaran setiap tempat yang beliau diami akan tumbuh rerumputan dan tumbuhan hijau. Para ulama berselisih tentang kenabiannya. Ulama Ahli zhahir menyatakan beliau itu Nabi. Ulama Ahli batin mengatakan beliau hanya seorang wali. Imam al-Ghazaliy dalam Kitab Ihya Ulumiddin menyebut al-Khadhir sebagai pemimpin para wali Abdal.

Nasab beliau adalah Balya Bin Malkan Bin Faligh Bin Abir Bin Syalikh Bin Qinan Bin Arfakhasdz bin Sam Bin Nuh Alaihis salam. Beliau merupakan ponakan dari kakek Nabi Ibrahim alaihis salam.

Diriwayatkan ketika Nabi Adam Alaihis salam di akhir-akhir usianya berwasiat kepada anak-anak cucunya bahwa nanti akan ada mushibah besar berupa banjir yang mengkaramkan seluruh dunia, bahwa siapa saja di antara keturunan kalian nanti yang dapat memindahkan kuburanku ke sebuah bukit, maka dia aku doakan menjadi manusia yang paling panjang umurnya sampai hari kiamat. Dalam rentangan waktu panjang wasiat tersebut terus di sampaikan dari generasi ke generasi sampai zaman Nabi Nuh alaihis salam di mana sebelum terjadi banjir beliau yang membawa jenazah Nabi Adam selanjutnya Nabi Nuh berwasiat kepada anak cucunya untuk memindahkan jasad Nabi adam untuk di makamkan di sebuah bukit. Dan akhirnya al-Khidhir yang memindahkan jasad Nabi Adam alaihis salam.

Ada salah seoramg ulama thariqah tijaniyyah pernah ditanya, apakah al-Khadhir seorang Nabi atau wali? beliau menjawab; Jika al-Khadhir seorang Nabi, maka cukup bagi kita menjadi ummat khatmul anbiya (penutup para Nabi) yakni Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Apabila al-Khadhir seorang wali, maka cukup bagi kita Khatmul Auliya (penutup para wali) yakni Sayyidi Syekh Ahmad Tijani Radhyallahu Anhu.

Baca shalawat di atas minimal sehari semalam 1000 kali, tentunya dibaca dengan bacaan yang tartil (perlahan) hingga benar-benar mantab kekhusyuannya. jangan tergere-gere (terburu-buru) membacanya, pasalnya bisa merusak artinya. seandainya seseorang membaca dengan cepat terburu-buru, maka yang terdengar SOLMAD, SOLMAD, SOLMAD. padahal bacaan aslinya Shallallahu ala muhammad.

الحاج رزقي ذو القرنين أصمت البتاوي عن كياهي الحاج عبد الرزاق أمام خليل الجاوي عن العلامة حسن محمد المشاط المكي عن الشيخ عمر حمدان المحرسي عن الشيخ حسين بن محمد الحبشي عن السيد احمد بن زيني دحلان المكي عن شيخه عثمان بن حسن الدمياطي عن العلامة محمد بن عبد القادر الأمير عن الشيخ علي بن محمد العربي السقاط عن الشيخ عبد الله بن سالم البصري عن الشيخ عيسى الجعفري الثعالبي عن الشيخ علي الاجهوري عن السراج عمر بن الجائي عن الحافظ جلال الدين السيوطي عن التقي إلي الفضل محمد بن محمد بن فهد العلوي المكي عن مجد الدين محمد بن يعقوب الفيروزابادي عن عبد الله بن مأمون الهروي عن ابيه عن أبي عبد الله محمد الهروي عن الشيخ أبي عبد الله محمود بن محمد الرازي عن الشيخ عمار بن عبد المجيد الهروي عن الشيخ علي بن إسحاق السمرقندي