@KalamBisu92
📚TARBIYATUL ABNAA (PENDIDIKAN ANAK)
بسم الله الرحمن الرحيم
Seorang pria yang terdholimi harus hidup dalam penjara bertahun-tahun.
setelah di bebaskan, ia di tanyai :
Apa hal paling buruk yang pernah kau temui dalam penjara?
Ia menjawab : *Hilangnya kesempatanku untuk mendidik anak-anak ku*
Karna ia mengetahui makna firman Allah :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya dan selalu mengerjakan apa yang telah di perintahkan.
📖Sy.Ali bin abi tholib berkata makna قوا :
Ajarilah mereka dan didiklah.
📖Sy.Qotadah berkata makna قوا :
Perintahlah mereka untuk taat pada tuhannya dan laranglah mereka dari kemaksiatan.
📖Imam Baydhowi berkata makna قوا :
Dengan menasihati mereka dan mendidiknya.
Artinya mendidik anak itu suatu kewajiban bagi setiap orang tua.. yg apabila ia di tunaikan akan mendapat pahala, namun jika di tinggalkan akan mendapat dosa.
Adapun sarana terkuat bagi anak untuk memberi efek pendidikan ada di 4 tempat:
1. Rumahnya
2. Masjid
3. Sekolah
4. Masyarakat/Komunitas
Namun.. pakar doktor psikolog anak yang telah melakukan ujian selama 40 tahun berkata:
*Bahwa tempat yang paling kuat untuk memberikan efek pendidikan tetaplah di rumah yg mana di dalamnya terdapat 2 rukun terpenting yaitu ayah dan ibu.. maka mustahil seorang anak akan terdidik jika dalam rumahnya ia tidak mendapat pendidikan yang baik*
Lalu apa saja hal penting yang perlu di ketahui para pendidik ??
kita telah mengetahui makna قوا dalam ayat يا أيها الذين آمنوا قوا أنفسكم و أهليكم نارا
Artinya kita mengetahui hal penting pertama bahwa mendidik anak itu suatu *kewajiban*
sekarang kita akan melanjutkan hal2 penting lainnya
Adapun ke 2 : mendidik seorang anak itu butuh pengajaran, butuh pengetahuan, dan konsultasi pada ahli psikolog (tentunya yg muslim, mengerti ajaran aqidah ahlu sunnah)
Karna tidaklah dari kita terlahir dalam keadaan memiliki ilmu pengetahuan, namun ilmu itu ada setelah kita mempelajarinya.
Seorang lelaki ataupun wanita bukan berarti setelah menikah akan langsung memiliki keahlian mendidik anak2nya, keduanya perlu membaca, belajar, atau menghadiri seminar yang menambah pengetahuannya.
3. Mendidik itu perlu kesabaran
Kita ambil contoh dr pohon zaytun..
Ketika kita ingin menanam pohon zaytun, agar dapat menghasilkan kualitas sempurna maka kita harus merawat dan menjaga sekitar 5 sampai 10 tahun..
Setelah 10 tahun lamanya menunggu bukan berarti kita akan lihat pohon tersebut mengeluarkan zaytun yang banyak sekali jumlahnya.. namun yang kita lihat hanyalah beberapa saja..
Ketika kita menanam, kita harus rutin menyirami, mencabut benalu, meluruskan ranting2 yg bengkok dsb agar kelak kita dapat melihat buah2 yang segar dan indah..
Lalu bagaimana dengan anak2 kita?
4. Mendidik anak butuh pertolongan dari Allah.. Allah lah penciptanya&pemilik hatinya.
Maka selamanya jangan pernah putus asa dari DOA KEBAIKAN
5. Mendidik anak di mulai dari saat kita memilih pasangan hidup..
Rosulullah bersabda :
*تَخيروا لنطفكم*
Pilahlah pilihan yang tepat untuk benih anak2 kalian kelak.
Dr.Muhammad Khoir Sya'al berkata :
*أهمُّ اختيار في حياة المرء بعد الإيمان.. اختيار الزوج أو الزوجة فمن اختار زوجه فقد اختار أولاده*
Hal terpenting yang seorang pilih dalam hidupnya setelah keimanan, yaitu memilih pasangan hidupnya, karna siapa yang telah memilih seseorang untuk pasangan hidupnya ia telah memilih anaknya.
Karna pada umumnya buah jatuh tak jauh dari pohonnya, atau kualitas orang tua akan menentukan kualitas anaknya..
Kita katakan pada umumnya, karna taqdir yang Allah berikan pada setiap manusia berbeda, ada yang orang tuanya biasa saja namun anaknya luar biasa, begitu sebaliknya.
📍Bab ten
Tidak ada komentar:
Posting Komentar